Dimana Berlian?
Setelah melakukan perjalanan dari kantor, akhirnya Danu sampai di kampus Berlian. Danu keluar dari mobil untuk melihat apakah adiknya itu sudah keluar. Danu berniat menelpon Berlian untuk menanyakan dimana si adik berada. Belum sempat Danu menelpon Berlian, Citra menghampiri Danu.
“Mas Danu?”
“Eh, Citra”
“Mas Danu ngapain disini?”
“Gue mau jemput Berlian. Berlian udah selesai kelas kan ya?”
“Loh? Berliannya udah pergi, Mas dari tadi”
Danu mengerutkan kening, rupanya Berlian benar-benar tidak mau di jemput dengannya.
“Oh? Lo tau gak dia pergi sama siapa? Atau kemana gitu?”
“Duh, Mas, sorry gue gak tau. Soalnya tadi dia langsung pergi buru-buru, gue tanya mau kemana gak di jawab. Udah coba di telepon?”
“Belum, nanti gue telepon. Thanks, ya Citra”
“Iya, Mas sama-sama. Kalau gitu gue duluan ya, Mas”
“Iya, silahkan”
Danu menghela nafas kasar, dengan cepat menghubungi Berlian agar ia tau dimana keberadaan Berlian. Namun nihil, Berlian sama sekali tidak memberi tau dimana keberadaanya sekarang.
Danu bergegas pergi dari kampus Berlian untuk mencari keberadaan sang adik.