“Gue mau ngomong sesuatu”

“Ngomong apa? Ngomong aja”

“i have a crush on you, sorry if you already have a girlfriend. Gue cuma mau ngungkapin aja kok supaya lega, bukan nembak lo.”

“Ah... okay”

“Sorry..”

“Gapapa, makasih ya udah suka sama gue. Actually, I already know you have a crush on me. Gue bangga sama lo karna lo berani ngomong ini ke gue. Tapi maaf, kayaknya lebih baik kita temenan aja, lagian dari dulu kita juga udah temenan kan?”

“Okay, thankyou. I thought our feelings are mutual, ternyata enggak ya hehe. You act like you liked me back tapi ternyata lo emang friendly ya”

“Maaf...”

“No need. Gue aja yang terlalu berharap sama orang kayak lo, padahal i already know the answer.”

“Setelah ini jangan canggung ya, santai aja sama gue, feels like friend aja”

“I'll try, makasih udah luangin waktu buat gue”

“Sama-sama, be happy ya.”

“I am”

*He's the one who make me fall, he's the one who make me broke”